Keajaiban angka 11 pada Kasus WTC & yang lainnya
Peristiwa runtuhnya menara kembar
WorldTrade Center di New York setelah dihantam dua pesawat penumpang
pada 11 September 2001 masih menyisakan tanda tanya besar hingga kini.
Selain pertanyaan krusial, seperti siapakah sesungguhnya aktor dibalik
peristiwa tersebut? Apa motivasinya? Dan bagaimana pula negara sebesar
AS bisa kecolongan? Bahkan beredar rumor, ada ‘pihak lain’ yang sengaja
melakukan tindakan keji itu untuk membenturkan dunia Islam dan Barat.
Mulai dari rumor, isu, gosip, dugaan,
hingga berbagai analisis dikemukakan, tapi sampai sekarang tragedi WTC
9/11 tetap menjadi misteri yang belum terungkap. Meski pemerintah AS
telah menetapkan pelakunya (tewas bersama pesawat tersebut) dan
mengindikasikan sang aktor intelektual adalah Osama Bin Laden, namun
masih banyak kalangan yang sangsi bahwa Bin Laden benar-benar berada
dibalik aksi serangan mematikan itu. Terlepas dari pengakuan Osama Bin
Laden yang mengaku bertanggung jawab pasca tragedi itu terjadi.
Yang menarik, tragedi ini juga dicermati
oleh para pemerhati numerologi dan pemerhati simbol-simbol di seluruh
dunia, termasuk di Indonesia. Beberapa kalangan malahan yakin bahwa
angka-angka atau simbol-simbol yang mengiringi tragedi 9/11, bukanlah
kebetulan belaka, melainkan sudah ‘dirancang’.Nah, setelah ditelusuri dan (mungkin) sedikit dipaksa, angka 11 ternyata banyak sekali terdapat di seputar tragedi 9/11.
Contohnya berikut ini, :
1. WTC terletak di “New York City”, huruf dalam tulisan kota ini berjumlah 11
2. New York adalah negara bagian AS dengan nomor urut ke 11
3. Bentuk gedung menara kembar WTC membentuk angka 11
4. WTC memiliki julukan “Sky****pers” jumlahnya hurufnya juga 11
5. Jumlah lantai di masing-masing gedung WTC adalah 110 lantai (11 + 0 = 11)
6. Tragedi terjadi pada tanggal 11 September (9) hingga kalau digabung menjadi 1 + 1 + 9 = 11
7. Dua Pemimpin yang berkuasa dan memiliki keterkaitan erat dengan tragedi ini adalah
1. George W Bush = 11 huruf
2. Ariel Sharon = 11 huruf
8. Negara pertama yang menjadi sasaran dan soroton Amerika adalah Afghanistan, jumlah hurufnya juga 11
9. Pesawat terbang yang pertama kali menabrak gedung WTC, menurut data mengangkut 92 orang penumpang. Jika dijumlah angka 9 + 2 hasilnya 11.
10. Pesawat kedua yang menyusul menabrak gedung WTC, menurut data mengangkut 65 penumpang. Jika angka 65 dijumlahkan menjadi : 6 + 5 = 11
11. Seluruh penumpang pada keempat pesawat yang menyerbu AS pada 9/11 berjumlah 254 orang, jika ketiga angka ini dijumlahkan menjadi, 2 + 5 + 4 = 11
12. Tiga tahun setelah tragedi WTC, tepatnya tanggal 3/11/2004 terjadi pengeboman di kota Madrid. Deretan angka 3/11/2004 jika dijumlahkan menjadi 3 + 1 + 1 + 2 + 4 = 11. Dan uniknya, pengeboman di kota Madrid terjadi pada hari ke 911 sejak terjadi tragedi WTC, 9 11 jika dijumlahkan hasilnya : 9 + 1+1 = 11.
13. Dan pada terjadinya serangan tersebut adalah hari ke 254 hari kalender dalam satu tahun, jika dihitung 2 + 5 + 4 = 11
Seberapa ‘ngerinya’ kah angka 11 ini, hingga secara sengaja atau tidak, menjadi angka paling dekat dengan tragedy 9/11?
Pendiri Gereja Setan (GS) Anton LaVey, memilih angka 11 ketika dirinya menyusun 11 Pasal Setan di Bumi (The Eleven Satanic Rules of The Earth).
Dalam ilmu astrologi, angka 11 biasanya menunjukkan Pemimpin. Angka 11 juga merepresentasikan dosa, pelanggaran, dan resiko. Jika angka 10 melukiskan kesempurnaan, maka angka 11 menyimbolkan sesuatu yang lebih sempurna. Jika dipisah ( 1 + 1 = 2 ) maka akan ditemukan sebuah dualitas yang saling berhadapan : Lucifer Dan Tuhan.
Nah penemuan menarik juga dikemukakan dan ditulis oleh berbagai blog di internet. Yakni tentang salah satu kode penerbangan pesawat yang menabrak WTC. Pesawat tersebut berkode penerbangan Q33NY.
Entah bagaimana mulanya mereka kemudian mengutak-atik nomor tersebut dengan menggunakan salah satu fungsi pengganti huruf di MS Word, jika kode Q33NY tersebut di lihat/diganti dengan tipe huruf Wingding maka hasilnya adalah : gambar pesawat menghantam dua bangunan dengan gambar tengkorak dan lambang bendera Israel
Pendiri Gereja Setan (GS) Anton LaVey, memilih angka 11 ketika dirinya menyusun 11 Pasal Setan di Bumi (The Eleven Satanic Rules of The Earth).
Dalam ilmu astrologi, angka 11 biasanya menunjukkan Pemimpin. Angka 11 juga merepresentasikan dosa, pelanggaran, dan resiko. Jika angka 10 melukiskan kesempurnaan, maka angka 11 menyimbolkan sesuatu yang lebih sempurna. Jika dipisah ( 1 + 1 = 2 ) maka akan ditemukan sebuah dualitas yang saling berhadapan : Lucifer Dan Tuhan.
Nah penemuan menarik juga dikemukakan dan ditulis oleh berbagai blog di internet. Yakni tentang salah satu kode penerbangan pesawat yang menabrak WTC. Pesawat tersebut berkode penerbangan Q33NY.
Entah bagaimana mulanya mereka kemudian mengutak-atik nomor tersebut dengan menggunakan salah satu fungsi pengganti huruf di MS Word, jika kode Q33NY tersebut di lihat/diganti dengan tipe huruf Wingding maka hasilnya adalah : gambar pesawat menghantam dua bangunan dengan gambar tengkorak dan lambang bendera Israel
Gambar Hancurnya Wtc juga berada Dalam Dollar :
Sumber lainnya mengatakan :
Beberapa hari setelah 11 September
2001, serangan teroris di World Trade Center di New York City, dunia
sedang mencari jawaban atas satu pertanyaan: “itu bisa dicegah?” Dalam
ketiadaan fakta, banyak orang mulai mencari kebetulan yang mungkin dapat
memberikan beberapa wawasan. Rantai ini bisa menjadi akibat dari
orang-orang putus asa mencengkeram sedotan, tapi lebih cenderung sebuah
lelucon unfunny dibuat oleh seseorang dengan terlalu banyak waktu luang.
Anda harus mencoba yang satu ini!
Apakah Anda tahu bahwa nomor penerbangan dari salah satu pesawat yang
menghantam salah satu dari dua menara itu Q33NY.
Di MS Word, ketik di nomor penerbangan, Q33NY. Memperbesar ukuran font hingga 26 Ubah font dengan Wingdings 1.
1. Buka dokumen Word kosong.
2. Ketik Q33 NY di ibukota (ini adalah nomor penerbangan pesawat dari 1 untuk menabrak WTC)
3. Sorot.
4. Ubah ukuran font menjadi 48.
5. Ubah font yang sebenarnya untuk Wingdings (1).
Rumor di atas muncul pada hari-hari
setelah 11 September 2001, serangan di kota New York. Itu muncul kembali
dengan sepenuh hati setelah kelompok-kelompok ekstremis Muslim
mengambil kredit untuk 7 Juli 2005, pemboman di sasaran angkutan umum di
London, Inggris. Hari ini paling sering dilihat dibundel dengan
missives serupa tentang kebetulan melibatkan angka 11 dan ayat 9:11 dari
Quran.
Mengetik “Q33NY” pada Windows
Wingdings font menghasilkan gambar dari pesawat terbang, dua potong
kertas (yang, bisa, kurasa, menyerupai menara kembar pusat perdagangan
dunia jika Anda benar-benar juling keras), tengkorak dan tulang
bersilang, dan sebuah bintang Daud. Saran di sini adalah bahwa kombinasi
ini mungkin telah diprediksi komplotan untuk membunuh orang-orang
Yahudi oleh menabrak sebuah pesawat menjadi dua bangunan.
Q33NY
Satu penjelasan yang mungkin kebetulan
ini ditawarkan oleh mereka yang maju rantai ini adalah bahwa sebagian
besar pemrogram komputer adalah muslim dan salah satu dari mereka pasti
tahu tentang plot, mengalami krisis hati nurani dan merasa perlu untuk
mengatakan kepada dunia tentang, tetapi melakukannya dengan cara rahasia
untuk melindungi diri dari retribusi. Lain, jauh lebih konyol
penjelasan beredar adalah bahwa orang-orang di Microsoft tahu tentang
serangan sebelum mereka terjadi karena mereka didanai mereka. Penegasan
adalah bahwa font Wingdings adalah desain untuk memberikan pesan
dikodekan untuk operasi.
Satu masalah dengan kedua penjelasan
ini adalah bahwa Microsoft diciptakan Wingdings sebagai bagian dari
sistem operasi Windows 3.0 pada akhir 1980-an. Font tetap tidak berubah
sejak penciptaan, sehingga bahkan jika ada sesuatu desas-desus ini, font
mendahului peristiwa yang dimaksud oleh lebih dari satu dekade.
Selanjutnya, pesawat-pesawat yang
menghantam World Trade Center menara penerbangan 11 dan 175. Tidak ada,
atau telah ada pernah ada penerbangan “Q33NY.” Bahkan, yang tidak sesuai
urutan yang valid penerbangan sistem penomoran yang digunakan oleh
setiap maskapai atau bandara. Baik itu, sebagai berbagai versi rantai
ini menunjukkan, jumlah ekor salah satu pesawat, jalan raya yang duduk
di menara WTC atau beberapa referensi ayat dalam Alquran.
Kemungkinan besar, Q33NY adalah
gagasan dari beberapa suka berolok-olok yang cenderung mengolok-olok
orang-orang mencari kebetulan untuk menjelaskan tragedi yang mengerikan.
The Wingdings font adalah kumpulan gambar kecil, yang paling banyak
digunakan dalam beberapa aspek dari sistem operasi Windows. Tidak perlu
banyak usaha untuk muncul dengan berbagai kombinasi cryptoglyphs untuk
menceritakan kisah-kisah yang berbeda. Anda dapat melihat seluruh
Wingdings font pada setiap sistem Windows menggunakan built-in fitur
Peta Karakter (Klik “Start” pilih “Run,” lalu ketik “charmap” dan klik
“run”). Break Rantai ini
.
Dekat Reruntuhan WTC Akan Dibangun Masjid
Sesaat setelah menara kembar WTC runtuh ditabrak pesawat, Islam menjadi pihak tertuduh yang terus dipojokkan. Kini, peristiwa tersebut justru berbalik. Peristiwa 9/11 itu malah menjadi titik kebangkitan Islam. Setelah kejadian itu, orang berbondong-bondong memilih Islam sebagai jalan hidup. Kini, tanda-tanda positif kembali terlihat. Tak jauh dari lokasi bekas reruntuhan WTC, bakal dibangun masjid dan pusat kebudayaan Islam. Dana sebesar 100 juta dolar AS pun telah disiapkan oleh dua lembaga Islam untuk mendukung pembangunan tersebut. Kedua organisasi itu menamakan dirinya American Society for Muslim Advancement dan Cordoba Initiatives.
Direktur Eksekutif American Society for Muslim Advancement yang juga petinggi Cordoba Initiatives, Daisy Khan, mengharapkan agar masjid itu nantinya bisa menjadi jembatan budaya mainstream di Amerika dan kelompok Muslim.
“Wajib bagi kami sebagai Muslim juga sebagai warga Amerika untuk membangun kembali kawasan bekas reruntuhan WTC di Manhattan,” ujar dia seperti dikutip The New York Times.
Kedua organisasi tersebut rencananya akan mengumumkan mulainya peletakan batu pertama pada akhir tahun ini. Kata Khan, pihaknya memerlukan waktu sekitar tiga tahun untuk menyelesaikan bangunan yang direncanakan memiliki 13 lantai itu. Saat ini, Khan dan lembaganya mengaku terus berupaya untuk mengumpulkan dana.
Seorang tenaga medis yang menangani trauma pascakejadian tersebut, Marvin Bethea, menyatakan sangat mendukung rencana tersebut.
“Muslim juga menjadi korban peristiwa 9/11. Ini menjadi tanda bahwa kami tidak hidup dalam kebencian,” tutur dia.
Namun demikian, bukan berarti rencana ini tidak mendapat ujian. New York Times juga mengutip seorang bernama Evelyn Pettigano, yang disebut sebagai salah satu keluarga korban 9/11. Dalam situs harian tersebut, Pettigano mengungkapkan bahwa dirinya kurang sepakat dengan rencana tersebut. Sayang, Pettigano tidak menyebut alasan yang jelas yang mendukung sikapnya. Dia hanya menyebutkan bahwa lokasi masjid terlalu dekat dengan peristiwa yang membuat anggota keluarganya menjadi korban.
sumber : http://alifbraja.wordpress.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar